Skip to content

mengamankan komputer dengan comodo firewall

27/08/2010




Firewall adalah perangkat yang mem-filter lalu lintas jaringan pada komputer. Firewall diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada gateway antara jaringan lokal dan jaringan lainnya. Firewall umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, firewall mencegah pencurian data penting atau melakukan command secara illegal pada sistem komputer kita

Sekarang ini firewall telah berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware, anti-spam, dan lainnya. Bahkan beberapa produk firewall lainnya dilengkapi dengan fungsi pendeteksian gangguan keamanan jaringan (Intrusion Detection System). Contoh dari firewall jenis ini adalah Microsoft Windows Firewall (yang telah terintegrasi dalam sistem operasi Windows XP SP2,SP3, Win Vista dan Win Seven). Personal Firewall secara umum hanya memiliki dua fitur utama, yakni Packet Filter Firewall dan Stateful Firewall.

Fungsi Firewall :
Mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan
Melakukan autentikasi terhadap akses
Melindungi sumber daya dalam jaringan privat
Mencatat semua kejadian, dan melaporkan kepada administrator

Pertanyaannya adalah : firewall apa yang paling baik, dalam arti yang memberikatan tingkat keamanan tertinggi pada komputer kita? Berdasarkan hasil reviews Lifehacker.com,TechsupportAllert.com, Download.Cnet.com, dan PCWorld.com, Comodo Firewall adalah aplikasi firewall gratis terbaik yang tingkat keamanannya jauh lebih baik melampaui produk lainnya termasuk Firewall Microsoft Windows itu sendiri. Berdasarkan hasil polling & survey user didapat tabel perbandingan berikut :

Comodo Firewall adalah aplikasi yang cukup powerfull, gratis dan sederhana dengan interface yang mudah difahami. Comodo Firewall adalah firewall yang sangat baik yang dikemas dengan opsi advanced. Selain firewall, Comodo dikemas dalam satu paket bersama tools anti-malware yang dikenal dengan Defense+. Jika yang kalian inginkan hanyalah firewall, pastikan bahwa pilihan untuk firewall diaktifkan pada saat instalasi.
Sebelum memulai instalasi Comodo, scan terlebih dulu komputer dan pastikan komputer kalian bebas dari virus  dan malware. Dengan asumsi kalian sudah menggunakan scanner antivirus.Jika komputer kalian sudah dalam keadaan aman,tinggal lanjut ke tahap ini : http://www.comodo.com/home/internet-security/firewall.php harap diingat, jika kalian ingin menginstal firewall bersama antivirus, maka kalian harus mendownload Comodo Internet Security : http://www.comodo.com/home/internet-security/free-internet-security.php
Setelah men-download dan menginstal program ini kini Anda dapat dengan aman menonaktifkan kedua Windows Firewall dan User Account Control. Ini termasuk perlindungan yang sama, dan diperbaiki, dalam Comodo Firewall.
Untuk konfigurasi lanjutan, ikuti langkah berikut ini :
Beralih dari konfigurasi standar untuk “Proactive Secutity”. Klik kanan pada icon di taskbar, arahkan mouse ke “Configuration”, kemudian pilih “Proactive Secutity”.
Selanjutnya, buka tab Firewall. Pastikan Anda berada di bawah tab “Common Tasks”. Pilih “Stealth Point Wizard”. Pilih yang tengah, yang tertulis “Alert me to incoming connections and make my ports stealth on a per-case basis” dan klik finish.Tindakan akan mengkonfigurasi firewall untuk meminta izin Anda kapan saja ada koneksi masuk yang Comodo belum tahu untuk melakukan memblokir atau mengizinkan.
Masih di bawah tab Firewall, sekarang pergi ke tab “Advanced”. Pilih “Firewall Behavior Setting”. tingkatkan waktu keep alert on svreem, tindakan ini akan memberi kalian lebih banyak kesempatan untuk mengambil keputusan apakah akan memblokir atau tidak. 
Sementara masih pada “Firewall Behavior Settings”, arahkan mouse pada “Alert Settings”. Hapus centang pada kotak yang menyatakan “This computer is an internet connection gateway (i.e. an ICS Server)”. Pengecualian ini digunakan jika komputer kalian menggunakan koneksi Internet Sharing di dalam sebuah jaringan, dan jika PC ini adalah server.
Klik pada “Advanced”. Pilih semua opsi yang tersedia, kecuali untuk opsi yang terakhir (“Monitor NDIS protocols other than TCP/IP”). Memilih ini bisa berisiko negatif bagi performa sistem kalian.

Secara umum setelah melakukan konfigurasi di bagian firewall dari Comodo Firewall, maka konfigurasi kalian akan terlihat seperti ini :

Jika Sandbox saat ini tidak dapat dikonfigurasi, coba Buka Tab “Defense+”. Dari sini, buka “Sandbox” tab. Sekarang buka “Sandbox Settings”. Di sini, naikkan waktu yang ditampilkan alert. Sekali lagi, tindakan ini akan memberi kalian lebih banyak kesempatan untuk memutuskan apakah akan melakukan blokir atau tidak.
Demikian ulasan singkat dari Ibemedia mengenai firewall terbaik menurut pengalaman saya. Namun jika kalian merasa tidak memiliki data penting yang harus dilindungi, atau PC kalian tidak terlalu sering terhubung ke internet, maka pilihan firewall bawaan windows rasanya sudah cukup baik….
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: